December 21, 2011

Tak terkirim

Teruntuk ;
Yang pernah ku singgahi

  Sebelum kau berkata apapun,izinkan aku mengatakan ini,aku tak perduli akan siapapun yang kau pilih,karna dari dulu sampai sekarangpun aku tak mau dijadikan sebagai pilihan.aku tak mau tau lagi akan perasaanmu padaku ataupun padanya,aku benar-benar tak ingin tau akan hal itu,sangat.aku tau apa yang aku perbuat adalah suatu kesalahan,tapi setidaknya ku tlah mendapatkan apa yang benar benar aku butuhkan,kenyataan.
    Perasaanmu ada dalam hidupmu,dan aku tak butuhkan lagi itu,jika kau tanyakan rasaku padamu,jawabannya akan selalu sama,ia rasa itu masih ada,tapi bedanya adalah kalau rasa itu dulu hidup sekarang telah mati,bahkan aku tak ingin nyalakan lilin di hati agar tak kutemui lagi mayat rasa itu,biarlah ia lenyap terbawa gelap di hati.jangankan saat ini,dari dulupun aku tak pernah berkata kalau aku mengharapkanmu lagi,apa yang telah aku lakukan hanya untuk memastikan kalau mimpi itu masih berupa mimpi,dan takkan ku hampiri lagi.
    Saat kau mencariku,mungkin aku masih ada di tempat biasa,tapi jangan kau tanyakan lagi akan rasa dan hatiku untukmu,karna aku sudah tak mau lagi mengenalnya.dan sebelum kau berkata apa apa lagi,aku tak mau mendengarnya.’
                             
                                                                                         Tertanda


                                                                                      Aku

No comments: